resume bab 9 : Pengembangan Produk Baru

Bab 9

Pengembangan Produk Baru

 

Setelah perusahaan mensegmentasikan pasar, memilih kelompok pelanggan sasaran dan mengidentifikasi kebutuhannya, serta menentukan posisi pasar yang diinginkan. Perusahaan itu siap mengembangkan dan meluncurkan produk dan jasa baru yang tepat. Pemasaran harus berpasrtisipasi dengan department lain dalam setiap tahap pengembangan produk baru.

Pengembangan produk baru yang berhasil mengharuskan perusahaan menentukan organisasi efektif untuk mengelola proses pengembangan. Perusahaan dapat memilih untuk menggunakan manajer produk produk, manajer produk baru, komite produk baru, department produk baru, atau tim usaha produk baru. Semakin banyak perusahaan yang menerapkan tim lintas fungsi, berhubungan dengan perorangan dan organisasi di luar perusahaan, dan mengembangkan berbagai konsep produk.

 

Beberapa faktor tambahan yang menghalangi pengembangan produk baru adalah :

  • Kelangkaan ide penting pada wilayah tertentu
  • Pasar yang terfragmentasi
  • Batasan sosial dan pemerintah
  • Biaya pengembangan
  • Kelangkaan modal
  • Waktu pengembangan yang dibutuhkan lebih pendek

 

Langkah-langkah utama dalam pengembangan produk baru

 

Sepuluh (10) cara menemukan ide produk baru yang hebat.

1)      Menjalankan sesi informal

2)      Memberikan waktu luang

3)      Mengadakan sesi tukar pikiran dengan pelanggan

4)      Mensurvei pelanggan

5)      Melakukan riset “terbang diatas dinding” atau “berkemah” dengan pelanggan.

6)      Gunakan putaran iterasi.

7)      Mengadakan pencarian kata kunci

8)      Memperlakukan pameran dagang sebagai misi intelijen

9)      Menemukan apa yang baru

10)   Mendirikan ruang ide dan membuatnya terbuka dan mudah diakses.

 

Tujuh (7) cara untuk menarik ide baru dari pelanggan anda :

1)      Meneliti bagaimana pelanggan anda menggunakan produk anda

2)      Menanyakan kepada pelanggan mengenai masalah dengan produk anda

3)      Bertanya kepada pelanggan anda tentang produk impian mereka

4)      Menggunakan dewan penasihat pelanggan untuk mengomentari ide perusahaan anda

5)      Menggunakan situs web untuk ide baru

6)      Membentuk komunitas merek yang terdiri dari para peminat untuk membicarakan produk anda

7)      Mendorong atau menantang pelanggan mengubah atau memperbaiki produk anda

Resume bab 8 : Produk, Jasa, dan merek

Bab 8

Produk, Jasa, dan Merk

  1. A.     Produk

Menurut Kotler dan Keller (2009 ; 4)

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan, termasuk barang fisik, jasa, pengalaman, acara, orang, tempat, properti, organisasi, informasi, dan ide.

Produk adalah elemen pertama dan terpenting dalam bauran pemasaran (8P). Strategi produk membutuhkan pengambilan keputusan yang terkoordinasi dalam bauran produk, lini produk, merek, serta pengemasan dan pelabelan.

Tingkat Produk : Hierarki Nilai Pelanggan

Gambar Tingkat produk

  • Manfaat inti (core benefit) : layanan atau manfaat yang benar-benar dibeli pelanggan.
  • Produk Dasar (basic product) : proses mengubah manfaat inti menjadi produk dasar.
  • Produk yg diharapkan (expected product) : sekelompok atribut dan kondisi yang biasanya diahrapkan pembeli ketika mereka membeli produk ini.
  • Produk tambahan ( augmented product) : produk yang melebihi harapan pelanggan.
  • Produk potensial ( potential product) : mencakup semua kemungkinan tambahan dan transformasi yang mungkin dialami sebuah produk atau penawaran di masa depan.

Klasifikasi Barang terbagi 3, yaitu

1)      Klasifikasi produk :

  • Barang-barang yg tidak tahan lama
  • Barang tahan lama
  • Jasa

2)      Kalsifikasi barang konsumen :

  • Barang sehari-hari
  • Barang belanja
  • Barang khusus
  • Barang tak dicari

3)      Kalsifikasi barang industri :

  • Bahan dan suku cadang
  • Barang modal
  • Layanan bisnis dan pasokan

Tiga tingkatan produk

Keputusan produk individu

  1. B.      Jasa

Menurut Kotler dan Keller (2009 ; 36)

Jasa/layanan (service) adalah semua tindakan atau kinerja yang dapat ditawarkan satu pihak kepada pihak lain yang pada intinya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan apapun. Produksinya dapat atau tidak terkait dengan produk fisik.

Lima (5) kategori penawaran :

1)      Barang berwujud murni ( pure tangible goods)

2)      Barang berwujud yang disertai jasa (tangible goods with accompanying services)

3)      Hibrida (hybrid)

4)      Jasa utama yang disertai barang dan jasa kecil (mayor service with accompanying minor goods and services)

5)      Jasa murni (pure service)

Empat karakteristik jasa

a)      Intangibility (tak berwujud)

b)      Inseparability (tak terpisahkan)

c)       Variability (bervariasi)

d)      Perishability (dapat musnah/tidak dapat disimpan)

Lima determinan kualitas jasa :

1)      Reliability (keandalan) – kemampuan untuk melaksanakan dan memberikan layanan tepat waktu.

2)      Responsiveness (responsivitas) – kesediaan membantu pelanggan dan memberikan layanan tepat waktu.

3)      Assurance (jaminan) – pengetahuan dan kesopanan karyawan serta kemampuan mereka untuk menunjukan kepercayaan dan keyakinan.

4)      Empathy (empati)- kondisi memperhatikan dan memberikan perhatian kepada pelanggan.

5)      Tangible  (wujud) – penampilan fasilitas fisik, peralatan, personel dan bahkan komunikasi.

Lima (5) kesenjangan (Gap)  yang menyebabkan kegagalan pengiriman jasa

1)      Kesenjangan antara harapan konsumen dan persepsi manajemen

2)      Kesenjangan antara persepsi manajemen dan spesifikasi kualitas jasa

3)      Kesenjangan antara spesifikasi kualitas jasa dan penghantaran jasa

4)      Kesenjangan antara penghantaran jasa dan komunikasi eksternal

5)      Kesenjangan antara jasa anggapan dan jasa yg diharapkan

Dapat terlihat di gambar “model Kualiatas jasa”

  1. C.      Merek

Merek adalah produk dan jasa yang dimensinya mendiferensiasikan merek tersebut dengan beberapa cara dari produk atau jasa lainnya yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Perbedaan ini bisa fungsional, rasional, atau nyata- berhubungan dengan kinerja produk dari merek. Perbedaan ini bisa juga lebih bersifat simbolis, emosional, atau tidak nyata- berhubungan dengan apa yang direpresentasikan merek.

Penetapan branding (branding) adalah memberikan kekuatan merek kepada produk dan jasa. Penetapan merek adalah tentang menciptakan perbedaan produk.

Ekuitas merek (brand equity) adalah nilai tambah yang diberikan pada produk dan jasa, dapat tercermin dalam cara konsumen berpikir , merasa dan bertindak dalam hubungannya dengan merek, dan juga harga, pangsa pasar, dan profitabilitas yang diberikan merek bagi perusahaan.

Model ekuitas merek, terdiri dari 5 komponen, menurut BAV (brand asset valuator) :

  • Diferensiasi – mengukur tingkat sejauh dimana merek dianggap berbeda dari merek lain.
  • Energi –  mengukur arti momentum merek.
  • Relevansi – mengukur cakupan daya tarik merek
  • Harga diri – mengukur seberapa baik merek dihargai dan dihormati
  • Pengetahuan – mengukur kadar keakraban dan keintiman konsumen dengan merek.

Kriteria pemilihan elemen merek :

1)      Dapat diingat

2)      Berarti

3)      Dapat disukai

4)      Dapat ditransfer

5)      Dapat disesuaikan

6)      Dapat dilindungi

 

Keputusan pemberian merek yang utama

 

Empat strategi merek

analisis STP Blackberry

STP(segmentation, targeting, positioning)

blackberry

A. Versi Existing

Sejarah RIM

 

Tahun Events Blackberry features konsumen
1984
  • Memulai wirausaha kecil
1992
  • Produk pertama
  •  Pager dua halaman
1998
  • Blackberry pertama
  •  wireless
  •  text yang terintegrasi
  • Tampilan
  • e-mail standar
1997
  • toronto stock exchange
1999
  • balckberry 850
  •  permintaan meningkat ,
  • suara dan transmisi data
  • Internet   yg terbatas
  •  Pebisnis profesional
2001
  • 1250 pekerja
2009
  • 7000 pekerja
  • Blackberry Curve8330
  • Blackberry Pearl 8120
  • organisir,
  • contact manager,
  • komputer,
  •  internet  device,
  • telepon
  • lebih dari 14 juta pelanggan
  • lebih dari 135 negara

Blackberry smartphone

STP(segmentation, targeting, positioning) analisis

Segmentasi Sub segmentasi targeting Permintaan (demand)
Demografi Tingkat pendapatan >Rp 5.000.000,-/bulan Membeli barang-barang pribadi yang berkelas
Mengikuti perkembangan fashion produk
psikografi Kepribadian/ sifat psikologis Orang yang mengalami Konsumen yang aktif
Konsumen yang antusias
Kelompok early majority
Kelompok masyarakat penyuka sosial media
Orang yg menghabiskan proporsi pendapatan yg cukup tinggi
Mereka yang suka mendemonstrasikan keberhasilan kepada teman-teman
Behavioral Pekerjaan Pebisnis profesional Pegawai yang mobilitas tinggi
Pegawai yang memerlukan organizational data
Orang yang menggunakan fitur-fitur khusus

Positioning

Blackberry adalah ponsel cerdas yang menjamin konsumen untuk  menerima semua jenis informasi langsung, dan dapat menelusuri Web (browsing), membuat atau menerima panggilan telepon,mengatur schedule harian dan banyak lagi.

Peta target market Blackberry

 

 

 

 

 

B. Versi exploring

 

Bauran jasa (strategi 8P)

  1. 1.       Product

“Blackberry playbook 3D”

Fitur tambahan :

  • Slot kartu GSM
  • Wifi
  • Slot memory cayd
  • Camere high resolution
  • etc
  1. 2.       Price

Harga yang dikenakan di produk ini adalah

“Premium price”

  1. 3.       Place
  • Melakukan distribusi ke kota-kota besar
  • Membuat gerai-gerai khusus
  • Bundling dengan beberapa provider top
  • Toko-toko gadget
  1. 4.       Promotion
  • Brand value
  • Pameran-pameran
  • Promosi di mikro blogging dan sosial media
  1. 5.       Physical evidence
  • Kacamata 3D, headset surround sound untuk melengkapi kualitas gadget.
  1. 6.       Process
  • Produk ini dilengkapi dengan kaca mata khusus untuk menciptakan efek 3D dalam tiap2 fitur layanannya, serta dilengkapi kamera untuk video chat dan dioperaikan dengan spek tinggi.
  1. 7.       People
  • Disediakan layanan online untuk mencari informasi, tanya jawab, keluhan ,dan saran untuk melayani pelanggan.
  1. 8.       productivity and quality
  • kualitas produk sangat diutamakan, karena merupakan high-end gadget dan terobosan baru maka fitur-fitur disediakan seatraktif mungkin guna memenuhi harapan pelanggan.

STP(segmentation, targeting, positioning) analisis

Segmentasi Sub segmentasi targeting Permintaan (demand)
Demografi Kelas sosial Golongan high-end teknologi Penyuka gadget dengan terobosan baru
Kelompok pemerhati teknologi
demografi Tingkat pendapatan >Rp15.000.000/bulan Membeli barang-barang pribadi yang berkelas
psikografis Kepribadian/ sifat psikologis Innovators (pembaru/penemu) Konsumen yang aktif
Menyukai design yang fashionable
Mengikuti perkembangan jaman gadget dengan teknologi terkini
Rela membayar lebih untuk  produk baru yg mutkahir
Konsumen gadget dengan rasa percaya diri tinggi

Positioning

“Sebagai pioner tablet 3D pertama dan termutakhir.”

Peta posisi produk

tugas tambahan : segmentasi dan targeting yg berubah karena pasar

segmentasi dan targeting yg berubah karena pasar

contoh nyata (real) di dalam kehidupan kita yaitu

“Dispenser pengharum”

pada awal dikeluarkan

segmentasinya : behavioral (konsumsi)

targetnya : yaitu untuk pengharum kamar mandi (toilet)

 

dalam perkembangannya segmentasinya cenderung tetap sama tetapi membesar

Segmentasi : behavioral (konsumsi) dan gaya hidup

targetnya : pengharum ruangan dimana saja. dan gaya hidup orang instant (otomatisasi)

 

hal ini terjadi karena dorongan sifat konsumtif masyarakat, karena proses otomatisasinya sehingga dipakai diberbagai tempat.

kemudahan inilah yg menjadikan barang ini merebak dipasaran luas.

 

Manajemen Pemasaran

ANALISIS STP dan 4P

1.     Adidas

Analisis  STP

  1. Segmenting        : Dari berbagai golongan usia, dari anak-anak sampai orang dewasa.
  2. Targeting             : Olahragawan baik pria, wanita dan anak-anak
  3. Positioning          : Sebagai Salah satu perusahaan olahraga (sports tool) terdepan di  dunia, salah satu slogannya yg paling terkenal yaitu “impossible is nothing”

Analsis 4P

  1. Product                                : Adidas menciptakan produk yg memiliki core needs  yaitu “ protect the foot and provide the comfort. Produknya mencakup dari alas kaki (footwear), accessories, peralatan olahraga ( sports wear and equipment), perawatan badan (body care)
  2. Price                      : Premium price.
  3. Place                     : Dapat ditemui di outlet-outlet resmi adidas di mall-mall dan toko sport terkemuka di indonesia.
  4. Promotion          : promosi dilakukan secara besar dengan masuk ke berbagai sponsorship dan advertising. Adidas merupakan distributor resmi bola piala dunia (football).

2.     Nike

Analisis  STP

  1. Segmenting        : Dari berbagai golongan usia, dari anak-anak sampai orang dewasa.
  2. Targeting             : Olahragawan baik pria, wanita dan anak-anak
  3. Positioning          : Sebagai Salah satu perusahaan olahraga (sports tools) terdepan di  dunia. Slogan dari nike yg paling terkenal yaitu “just do it’

Analsis 4P

  1. Product                                :produk dari nike selain untuk kenyaman(compfortable) juga ditambahkan dengan fitur-fitur khusus untuk menambah value added,  produknya mencakup dari alas kaki (footwear), accessories, peralatan olahraga ( sports wear and equipment), perawatan badan (body care).
  2. Price                      : premium price.
  3. Place                     : diberbagai gerai resmi nike, dan toko olahraga.
  4. Promotion          : stragety promosi nike yaitu “ create  dominant presence in media”, sebagai contoh nike menjadikan Critiano Ronaldo (football) sebagai brand ambassadornya.

3.     R’net gaming centre (war-net)

Analisis  STP

  1. Segmenting        :  berbagai lapisan masyarakat yang melek teknologi dan gemar bermain game online.
  2. Targeting             :  kalangan  gamers di kota bandung.
  3. Positioning          : sebagai salah satu game center terbaik, tercepat, dan terkemuka di bandung.

Analsis 4P

  1. Product                                : menyediakan rental/jasa game center. Baik lokal maupun internasinal server.
  2. Price                      : Rp 3.000/jam dan terdapat paket-paket hemat lainnya.
  3. Place                     : Tubagus ismail no.5 bandung
  4. Promotion          : brosur, milis, dan menyelenggarakan berbagai perlombaan/turnament  game online.

4.     Razer

Analisis  STP

  1. Segmenting        : kalangan penggila game-game PC.
  2. Targeting             : untuk gamers yang menginginkan performa terbaik untuk game.
  3. Positioning          : slogan dari razer yaitu “for gamer, by gamer”. Yang berarti sebagai salah satu brand terkemuka untuk gaming yang berkualitas.

Analsis 4P

  1. Product                                : peralatan game (gaming equpiment), seperti mouse, keyboard, audio, dan  accessories game.
  2. Price                      : harga premium. Harga termurah yaitu mousepad berkisar Rp 200.000,-
  3. Place                     : online store, dan outlet-oulet gaming.
  4. Promotion          : website, pameran, sponsorship.

5.     Gucci

Analisis  STP

  1. Segmenting        : kalangan sosial atas
  2. Targeting             : fashion-holic dengan tampilan mewah
  3. Positioning          : sebagai brand fashion terkemuka di dunia

Analsis 4P

  1. Product                                : Gucci women,men, and children. Mencakup tas, sepatu, baju, dll
  2. Price                      : premium price , harga barang mewah.
  3. Place                     : online shop. Outlet-outlet fashion.
  4. Promotion          : Advertising, fashion show.